
The Jalimbar Residence mengusung konsep bangunan rumah natural sekaligus modern.
Dengan Koridor jalan masuk sejuk nan indah yang diilhami dari perjalanan hidup seorang raja dituangkan dalam sebuah pilar-pilar cerita tembang jawa yang divisualisasikan dalam sebuah karya seni nan indah dengan kehangatan pintu gerbang yang megah.
“the JALIMBAR residence”, Sebuah perumahan di selatan kota Yogyakarta, yang di desain secara apik agar dapat memenuhi kebutuhan setiap penghuni, dengan di dukung fasilitas yang lengkap serta tersedia rumah 1 lantai dan rumah 2 lantai. Lokasi yang strategis pada jalan protokol yang menghubungkan kraton Yoyakarta dengan bukit Imogiri yang merupakan tempat peristirahatan terakhir Raja-raja yogyakata. Kondisi lingkungan yang nyaman dan alam pedesaan jauh dari polusi perkotaan, namun tetap strategis dalam pencapaian fasilitas kota.
“the JALIMBAR residence”, mengusung konsep bangunan modern kontemporer, dengan konsep filosofi yang di ambil dari kisah perjalanan hidup manusia yang dituangkan dalam bentuk visual/simbul seni bangunan yang dapat dinikmati dari pertama masuk kawasan sampai berada di dalam kawasan the JALIMBAR residence. Agar semua penghuni dapat menikmati pesan suasana yang ingin disampaikan.
“the JALIMBAR residence”, adalah akronim dari “JALan IMogiri BARat”...Jalan imogiri Barat adalah jalan yang menghubungkan antara keraton Ngayojokarto dengan peristirahatan terakhir raja raja Jogja maupun Solo. Digambarkan bahwa Kraton sebagai simbol tempatnya Khalifatullah dalam menjalankan pemerintahannya dan sebagai simbol kemapanan kehidupan umat manusia atau Praja. Sedangkan Imogiri diartikan sebagai simbul surga atau Nirwana yang merupakan tempat peristirahatan terakhir atau bertunggalnya dengan yang Maha Esa.
“the JALIMBAR Residence”, adalah sebuah konsep hunian yang mengambil dari cerita perjalanan hidup manusia yang dituturkan dalam sebuah pakem TEMBANG JAWA dari Maskumambang sampai dengan Pangkur yang divisualisasikan dalam sebuah seni bangunan.
A. KONSEP FILOSOFI JALAN MASUK SAMPAI MAINGATE
Digambarkan dalam sebuah perjalanan hidup manusia dari dalam gua gerba ibunya
maskumambang sampai sinom,yang di aplikasikan pada pilar pagar kawasan dan pilar
lampu penerangan di sepanjang jalan masuk kawasan, filosofi tersebut antara lain :
1. MASKUMAMBANG
Menggambarkan jabang bayi yang masih dalam kandungan ibunya yang belum kelihatan jenis kelaminnya.
Penciptaan manusia diawali dari sel sperma yang kemudian terjadi proses pembentukan janin pada manusia, gambaran seperti ini kita tampilkan pada pintu masuk utama, karena berada di bagian paling depan maka tampilan harus bisa untuk menarik orang agar masuk kekawasan The JALIMBAR Residence,dengan warna dan desain yang unik menarik sehingga dapat menarik perhatian, sehingga orang ingin masuk kedalam kawasan.
Maskumambang yang disimbolkan dari sebuah janin manusia yang belum di ketahui jenis kelaminnya.
2. MIJIL
Lahirnya jabang bayi di dunia yang sudah kelihatan jenis kelaminya.
3. KINANTI
Berasal dari kata Kanthi atau menuntun, yang artinya dituntun supaya dapat berjalan di dunia ini.
4. SINOM
Adalah Remaja/pemuda, proses bagi remaja agar bisa menuntut ilmu yang setinggi tingginya
B. APLIKASI DESAIN FASUM
1. DESAIN PAGAR
Pilar-pilar lampu penerangan jalan dengan ornamen ukiran yang memvisualisasikan simbol proses dari lahir sampai dewasa. Pilar pilar ini juga sebagai pengarah untuk masuk kawasan. Background dinding berbentuk klasik menjadikan kesan jawa semakin terasa.
Tembok pagar di buat berselang seling membentuk garis horisontal, dan saling mendahului satu sama lain, menggambarkan bagaimana para pemuda dalam belajar menimba ilmu saling berlomba lomba menjadi yang terbaik, sedangkan garis vertikal menyimbolkan bagaimana rintangan atau tantangan yang selalu menghadang mereka.
C. APLIKASI DESAIN WATER FALL
Bentuk water fall yang mengerucut menuju satu titik tertinggi yang menggambarkan cita cita yang tinggi para pemuda yang semakin meningkat,sedang garis garis vertikal yang tegas menggambarkan ketegasan sebagai seorang pemuda dalam mengambil tindakan. serta adanya air sebagai penetralisir dalam menggapainya untuk terus maju mengalir seperti air.
kolam yang menampung air ibarat ilmu pengetahuan yang telah di perolehnya selama belajar dipilihnya material marmer agar kesan glamor dan mewah.
D. APLIKASI DESAIN PLAYGROUND & AKSEN PAVING
Desain play graund yang dinamis dimana bentuk lingkaran lebihfleksibel dalam menyesuaikan pergerakan kebiasaan manusia. material rumput dan batu alam memberikan suasana taman nyaman dan alami.
Simbul Bunga mawar dan Kamboja untuk aksen paving
Bunga Mawar: melambangkan tugas keluar yaitu melaksanakan tugas hidup bermasyarakat. Bunga Kamboja: Melambangkan tugas kedalam,yaitu bertanggung jawab pada dirinya sendiri dalam berbakti keada Tuhan Yang Maha Esa,harus dengan
bekal kesucian lahir dan batin.
E. APLIKASI DESAIN AKSEN PAGAR
Adalah Pesan Edukasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat umum, tentang budaya sosial masyarakat jawa, khususnya filosofi tembang jawa.
F. APLIKASI DESAIN MAINGATE
Pintu gerbang yang di jaga 24 jam memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada para penghuninya. Desain maingate secara visual seperti bangunan klasik pada area pintu masuk area kerajaan atau bangunan jaman dahulu,namun sudah di padukan dengan bentuk bentuk modern yang sedang berkembang saat ini.
-Metamorfosis bangunan makam imogiri yang diambil pada bagian tertentu sebagai
pendekatan desain maingate.
Pintu masuk makam Imogiri
G. APLIKASI DESAIN VEGETASI JALAN MASUK
Pohon palem pada area jalan masuk kawasan The JALIMBAR Residence, sebagai
tumbuhan pengarah ke area kawasan. Pohon kurma/sejenis dipilih karena
akan memberikan karakter kuat/kokoh pada pintu masuk utama.
H. APLIKASI DESAIN VEGETASI TAMAN DEPAN
Pohon pohon besar sebagai peneduh taman, yang di padukan dengan hamparan
rumput dan kolam air menciptakan suasana sejuk dan nyaman. Material dinding batu
Alam semakin memperkuat kesan natural area maingate yang juga berfungsi sebagai
taman ini.
KONSEP RUMAH TINGGAL
A. KONSEP filosofi desain
the JALIMBAR residence, bukan hanya sebuah rumah hunian, namun sebuah perumahan yang punya nilai filosofi tinggi, tentang perjalanan hidup seorang raja yang dituturkan dalam pakem tembang jawa macopat dari maskumambang sampai dengan pangkur yang divisualisasikan dalam bentuk dan simbul pada kawasan maupun bangunan menjadi satu kesatuan utuh.
Area masuk sampai maingate menggambarkan tahapan maskumambang sampai sinom sebagai penterjemahan proses awal kehidupan sampai menjadi dewasa. Melewati gerbang maingate menuju kemapanan seorang RAJA dan diakhiri dengan kemuliaan NIRWANA.
Secara Filosofis area hunian akan dibagi menjadi dua cluster yaitu cluster PRAJA yang direalisasi pada tahap awal dan cluster NIRWANA diaplikasikan pada area pengembangan.
PRAJA CLUSTER adalah konsep yang menceritakan perjalanan hidup dari dewasa sampai bertahta. tahapan tersebut adalah :
a. Asmarandana, cinta kasih (pria wanita) yang menjadi kehendak yang Maha
Kuasa.
b. Gambuh, berarti nyambung / sesuai, kalau sudah ada keserasian disatukan
untuk menjalin kehidupan yang langgeng.
c. Dandanggulo, tercapainya kebahagiaan, terlaksananya cita-cita terpenuhinya
semua kebutuhan hidup dan kemakmuran.
B. KONSEP desain arsitektur
Kecenderungan desain PT. KSU adalah menggabungkan unsur modern dan nilai-nilai klasik, dalam bahasa arsitektur aliran postmodern atau modern kontemporer, proses eklektik / pencampuran style modern dengan unsur tradisional. unsur modern muncul dalam bentuk-bentuk geometris sedang unsur tradisi adalah penterjemahan dari filosofi budaya tembang jawa sebagai gambaran tahapan kehidupan manusia, yang diaplikasikan dalam bentuk maupun simbu bangunan. Masa bangunan cenderung typical (luasan lt1 hampir sama dengan Lt-2), ditambah elevasi halaman yang diangkat 50 cm mengesankan bangunan lebih masif dan monumental.
C. KONSEP desain tata ruang
Pada sampel desain type 90 dengan luasan tanah 144/ m2, KDB (koefisien dasar bangunan) sekitar 31 %, area lahan terbuka masih terlihat luas baik di depan maupun belakang rumah, secara efektifitas lahan potensi kemungkinan pengembangan lebih luas.
ROI bangunan 3 m, ditambah lebar jalan utama 8 meter, didukung konsep rumah tanpa pagar, menjadikan jarak antar rumah yang berhadapan menjadi 14 m, visual koridor jalan dirasa masih nyaman.
Dasar penentuan kebutuhan ruang adalah standart jumlah penghuni dan kebutuhan wadah aktifitas penghuni pada skala type bangunan rumah tersebut.
Prinsip hubungan dan sirkulasi ruang adalah runtutan pola aktifitas dan kemampuan mewadahi fungsi yang ada secara efisien dan optimal serta terpenuhi faktor kenyamanan seperti penghawaan & pencahaan.
Permainan ruang & dinding dimungkinkan untuk membentuk fasad/tampak rumah agar tetap elegan.
Pada desain the JALIMBAR residence, standart kebutuhan ruang sudah terpenuhi, kenyamanan sirkulasi, pencahayaan & penghawaan dioptimalkan, rasa privasi ruang tetap dijaga dan permainan bidang dinding tidak hanya sebagai perwujudan konsep modern namun juga tetap memiliki nilai fungsi .
D. KONSEP material bangunan
Disamping teknis pengerjaan, material bangunan adalah cermin kwalitas bangunan, namun kwalitas material ini cenderung berbanding lurus dengan biaya, dari sudut pandang pasar hal ini bisa disiasati dengan aplikasi material-material yang punya persepsi kwalitas (material-material yang secara tampilan fisual terkesan mewah namun dari sisi harga relatif murah) dan material yang real/benar-benar berkualitas, contoh aplikasi persepsi kwalitas ini adalah pemakaian railing stainless steel dan kaca grafir pada balkon, mengesankan bangunan lebih mewah, sedang real kwalitas seperti atap baja ringan, lantai granit, dll
untuk mensiasati persepsi pasar bahwa bangunan “the JALIMBAR residence” punya standart bagus, maka beberapa material yang sering jadi tolak ukur penilaian konsumen seperti atap, sanitaer, lantai tetap dipilih klas A. Standart Material bangunan “the JALIMBAR residence” adalah klas B, kusen 6/12, sisi luar pintu panil, sisi dalam pintu teakwood, genteng beton cat, elektrikal Broco, cat interior catylac.
Beberapa material sebagai perwakitan ciri kwalitas bangunan klas A antara lain atap baja ringan, lantai granit 60x60, sanitaer TOTO, cat exterior standart Dulux/Jotun, Finishing kusen Melamine.
Material dinding batu Alam pada teras untuk memperkuat kesan natural & kokoh pada bangunan
Taman kavling didominasi hamparan rumput untuk mengesankan luas, elevasi taman 50 cm dari paving, tanaman lainya sedikit tanaman perdu dan Tabe Puya sebagai perindang.